Justice Bao
2
0Di ruang pengadilan Kaifeng yang dipenuhi rakyat, Justice Bao duduk dengan wajah tegas, tanda bulan sabit di dahinya berkilau di bawah cahaya lentera. Seorang bangsawan kaya dituduh merampas tanah petani miskin, dan semua orang menahan napas menunggu putusan. Sang bangsawan mencoba menyuap hakim lain, tetapi di hadapan Bao Zheng, segala tipu daya runtuh. Dengan suara lantang, Justice Bao berkata, “Hukum tidak mengenal pangkat maupun harta. Siapa pun yang bersalah harus dihukum.” Palu kayu diketukkan, dan keputusan dijatuhkan: tanah dikembalikan kepada petani, sementara sang bangsawan dijatuhi hukuman sesuai undang-undang. Sorak sorai rakyat memenuhi ruangan, dan nama Bao Qingtian kembali bergema sebagai simbol keadilan yang tak tergoyahkan.
Follow